HeadlineNews

170 Titik BBM Satu Harga Membentang dari Sumatera Hingga Papua

0

Jokoway ― Menjelang berakhirnya periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebanyak 170 titik SPBU Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga berhasil diwujudkan di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) Indonesia.

Melalui 170 titik penyalur dengan akses yang sulit dijangkau itu, masyarakat bisa mendapatkan BBM dengan harga yang sama seperti di wilayah lain, Rp 6.450 untuk jenis Premium dan Rp 5.150 untuk Biosolar.

Beroperasinya 170 titik penyalur BBM Satu Harga tersebut ditandai dengan diresmikannya 13 titik penyalur BBM Satu Harga baru oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang dipusatkan di SPBU Kompak 56.862.03 Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 11 Oktober silam.

Menurut Jonan, program ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memberikan akses energi yang andal dan terjangkau sebagai wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kepada Presiden Jokowi, Jonan melaporkan, hingga 20124 diharapkan program ini bisa dilanjutkan hingga 500 titik.

Selain itu, lanjut Jonan, SPBU BBM Satu Harga bisa ditingkatkan menjadi SPBU komersial, tidak hanya melayani BBM bersubsidi. “Ke depan bisa juga melayani BBM jenis lainnya seperti Pertalite, Dexlite dan lain sebagainya,” kata Jonan melalui rilis yang diterima Jokoway.com.

Jonan juga menyebut, lokasi SPBU di Kecamatan Omesuri yang langsung menghadap Teluk Bala Uring Pulau Lembata ini merupakan SPBU dengan pemandangan paling indah. “Pemilihan lokasi ini sangat tepat. SPBU ini merupakan SPBU dengan pemandangan terindah,” ungkap Jonan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa menyebutkan, dari penugasan kepada BPH Migas mulai tahun 2017 sampai 2019, dari 170 penyalur BBM Satu Harga itu 160 penyalur dibangun oleh PT. Pertamina (Persero) dan 10 penyalur oleh PT. AKR Corporindo, Tbk.

Adapun sebaran 170 titik penyalur BBM Satu Harga di seluruh wilayah Indonesia meliputi Sumatera 31 titik, Jawa 3 titik, Kalimantan 42 titik, Bali 2 titik, Nusa Tenggara 25 titik, Sulawesi 17 titik dan Maluku-Papua 50 titik.

Melalui Program BBM Satu Harga yang dicanangkan Presiden Jokowi ini, selain mampu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi domestik serta penghematan pengeluaran atas BBM, juga membawa dampak meningkatnya kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. (SAM)

Konektivitas Digital Indonesia yang Diwujudkan di Era Jokowi

Sebelumnya

Palapa Ring Permudah Generasi Muda Papua Kembangkan Ekonomi Digital

Selanjutnya

Tulisan lainnya

Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tema lainnya: Headline