HeadlineNews

Alasan Ibu Kota Pindah ke Luar Jawa

0

Jokoway – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan ibu kota negara dipindahkan di luar pulau Jawa. Salah satu penyebab dia ingin dipindahkan ke luar pulau Jawa karena tingginya ancaman geografis mulai dari pencemaran lingkungan hingga banjir di pulau Jawa, termasuk Jakarta.

Sebelum memutuskan, Jokowi bicara soal kondisi di pulau Jawa yang dinilai kurang tepat untuk dijadikan ibu kota negara, salah satunya di Jakarta. Jokowi juga mengatakan kemacetan kronis juga banyak terjadi di pulau Jawa.

“Soal kemacetan kronis itu kan bukan hanya di Jakarta, di Pulau Jawa pemandangan kemacetan sudah kita lihat, kemudian di sejumlah titik di Pantura utamanya,” kata Jokowi dalam rapat di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Presiden mengatakan degradasi sosial di Jakarta juga terlihat tajam,. Ditambah lagi potensi banjir yang jadi ancaman.

“Degredasi sosial di sini sudah kelihatan semakin tajam. Dan kalau dilihat banjir besar di setiap musim hujan, jadi ancaman di Jakarta, tidak hanya sekarang tapi sebelumnya juga jadi ancaman,” katanya.

Tak hanya itu, di musim kemarau juga ketersediaan air bersih kurang memadai. Dan di pulau Jawa, Jokowi mengatakan pencemaran lingkungan juga dinilai tinggi.

“Di musim kemarau, itu air bersih hanya 2 persen dari kebutuhan yang ada. Ada pencemaran yang berat juga dan ini di Pulau Jawa, sungai-sungai di Pulau Jawa merupakan 10 sungai yang paling tercemar di dunia,” katanya.

Dalam rapat tersebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan Presiden Jokowi sudah memutuskan untuk memindahkan ibu kota Indonesia ke luar Pulau Jawa. Bambang menjelaskan, hasil kajian Bappenas menyimpulkan ada tiga kriteria pemindahan ibu kota.

Pertama, tetap di DKI Jakarta dengan membangun khusus kantor pemerintahan di seputar Monas. Kedua, memindahkan ibu kota ke daerah pinggiran Jakarta dengan radius jarak sekitar 60 km. Ketiga, memindahkan ke luar Pulau Jawa.

“Dalam rapat tadi diputuskan, presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan ibu kota ke luar Jawa. Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini, dan tentunya akan dilanjutkan dengan ratas berikutnya yang akan bicara lebih teknis, bicara design, dan bicara mengenai masterplan dari kota itu sendiri,” kata Bambang. [ALI]

Bicara Kepentingan Lebih Besar, Jokowi Ratas Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota

Previous article

Quick Count Bengkulu: Kebenaran Ilmiah Vs Kebenaran Politik

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline