HeadlineNews

Faktanya Dana R&D Industri 4.0 Jauh Lebih Besar

0

Jokoway – Sedang ramai dibicarakan warga net soal besaran dana riset atau research & development (R&D) industri 4.0 Indonesia yang disebut CEO Bukalapak Achmad Zaky jauh dibandingkan negara lain.

Disebutkan olehnya bahwa pendanaan riset untuk industri 4.0 di Indonesia 2016 hanya mencapai US$2 miliar. Zaky menyatakan dana itu jauh lebih rendah dibandingkan negara lain macam Singapura dan Malaysia masing-masing US$10 miliar, atau AS yang mencapai US$511 miliar.

Faktanya dana riset (anggaran R&D) yang disebut adalah data anggaran R&D tahun 2013 bukan data tahun 2016.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini sukses meningkatkan anggaran R&D 5 kali lipat dari apa yang disebut Zaky, berikut perincian dana R&D:

Tahun 2012 US$2 miliar, Rank 40
Tahun 2015 US$8.53 miliar. Rank 28
Tahun 2016 US$9.38 miliar. Rank 28
Tahun 2017 US$9.88 miliar. Rank 27

Ini adalah bukti bahwa Jokowi sangat mendukung industri teknologi di tanah air termasuk di dalamnya upaya riset dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terlebih mulai tahun 2019 pemerintah berkonsentrasi pada pembangunan SDM setelah sebelumnya melakukan banyak pembangunan infrastruktur sebagai fondasi untuk bersaing dengan negara maju.

Seperti dikutip dari Detik.com ,ada sejumlah hal yang sudah dilakukan Jokowi untuk mendukung industri 4.0. Pada 4 April 2018 lalu, Jokowi meluncurkan peta jalan industri 4.0 atau yang dikenal Making Indonesia 4.0

Peta jalan ini merupakan langkah-langkah yang ditempuh pemerintah untuk menuju ekonomi digital, di mana teknologi sudah berkembang pesat dan diharapkan mampu mendukung perekonomian.

Ada 5 sektor prioritas yang masuk dalam peta jalan ini yakni makanan minuman (mamin), elektronik, otomotif, tekstil, alas kaki, dan kimia. Pemerintah menganggap, perlunya ada koordinasi dari sisi regulasi maupun insentif fiskal terkait infrastruktur telekomunikasi. [wow]

Mengenal Lebih Dekat Gibran yang Buka Les Bahasa Inggris Gratis

Sebelumnya

Jokowi Ingin Bandara Bengkulu Direvitalisasi

Selanjutnya

Tulisan lainnya

Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tema lainnya: Headline