Headline

Gandeng BP Tapera, Perumnas Siapkan Hunian Murah untuk Masyarakat

0

Jokoway ― Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional  (Perum Perumnas) bersiap menyambut implementasi program pemerintah dalam memfasilitasi perumahan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah.

Perumnas pun menyatakan siap bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) untuk mewujudkan program ini.

Menurut Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro, terbentuknya BP Tapera yang diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020, akan menjadi sinyal positif bagi para pengembang.

“Setidaknya kuota bagi segmen masyarakat berpenghasilan rendah akan semakin meningkat,” kata Budi melalui rilis media, akhir pekan lalu.

Melalui program ini pula, lanjut dia, Perumnas siap memfasilitasi perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN), Polri, BUMN, BUMD, hingga swasta.

Untuk diketahui, saat ini, Perumnas tercatat memiliki sekitar 19.000 unit rumah, yang terdiri dari rumah tapak dan rumah susun. Puluhan ribu unit rumah yang lokasinya tersebar di berbagai kota itu, siap dipasarkan.

Selain itu, saat ini juga terdapat 14 proyek kawasan perumahan tapak baru yang masih dalam tahap pengembangan awal―dari 48 proyek rumah tapak yang siap digarap Perumnas pada tahun ini. Dari 14 kawasan rumah tapak itu, nantinya total akan terdapat sekitar 31.000 unit hunian.

Untuk tahun ini, Perumnas sendiri telah menyiapkan kawasan perumahan di wilayah Bogor, Bandung, Purwakarta, Medan, Palembang, Makassar, Kepulauan Riau, Gresik, Kendari, Demak, Lampung dan Jambi.

Di samping itu, Perumnas juga telah membentuk embrio dalam penyediaan perumahan bagi segmen ASN, BUMN dan swasta dengan menggandeng BPK RI, Kementerian Koperasi UKM, Dirjen Pajak dan koperasi Astra International.

Nantinya dengan menggandeng BP Tapera, Perumnas meyakini akan lebih masif lagi dampaknya.

Sementara, di ranah rumah susun, Perumnas gencar mengembangkan aset milik negara khususnya BUMN dan BUMD dalam menyiasati kelangkaan land banking. Sekitar 20 persen dari hunian jenis ini, diperuntukkan bagi tipe subsidi. (PUT)

Jokowi Minta Kabinet Bekerja Lebih Trengginas

Previous article

Tangani Pandemi Bersama, Jokowi: Tak Ada Lagi Ego Sektoral

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline