Headline

Ikhtiar BUMN Mendulang Cuan dari Pakan Ikan dan Udang

0

Jokoway — Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) resmi mengoperasikan pabrik pakan ikan dan udang di Subang, Jawa Barat. Melalui pabrik pakan ikan dan udang pertama milik negara ini, Perum Perindo menargetkan bisa mendulang cuan yang sebelumnya lebih banyak digarap oleh perusahaan swasta.

Menandai pengoperasian ini, Wakil Menteri I Kementerian BUMN Budi Gunadi Sadikin mengunjungi pabrik yang berlokasi di Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (23/7).

Dalam kunjungannya, Wamen Budi turut didampingi Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto, Direktur Operasional Raenhat Tiranto Hutabarat dan Kepala Pabrik Pakan Ikan dan Udang Perum Perindo Agung Setiarto.

Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto mengatakan, Perum Perindo memastikan akan memproduksi pakan ikan dan udang yang siap bersaing di kelasnya. Apalagi, pabrik pakan ini ditopang mesin berteknologi terbaru dan bahan baku pakan dengan mutu terjamin. “Kami bisa memproduksi 6.300 ton per bulan,” kata Fatah.

Pabrik ini juga dilengkapi fasilitas produksi untuk ekstruder berkapasitas 6 MT per jam, palet mills kapasitas 6 MT per jam, laboratorium mikroskop stereo untuk mengevaluasi tingkat kematangan pelet dan masih banyak lagi. Seluruh proses produksi di sini, dilakukan secara otomatis.

Bahan baku pakan ikan dan udang juga dipastikan menggunakan bahan terbaik seperti tepung ikan, tepung terigu, tepung industri, gaplek, squid liver powder, minyak ikan, squid liver oil, minyak sawit, vitamin dan mineral. Untuk menyediakan bahan baku jagung, Perum Perindo menggandeng PT Sang Hyang Seri (Persero).

Fatah bilang, merek pakan yang diproduksi di pabrik ini adalah “Muara Ikan” untuk pakan ikan, dan “Muara Udang” untuk pakan udang.

Sementara rencana penjualan pakan ikan akan meliputi pakan lele, pakan ikan mas dan pakan patin/bandeng. Adapun rencana pemasaran pakan udang di Jawa Barat sebesar 1.019 ton per bulan, Banten sebesar 489 ton per bulan dan Jakarta sebesar 80 ton per bulan.

Berdirinya pabrik pakan ikan dan pakan udang Perum Perindo di Subang merupakan wujud kepedulian dalam membantu petambak dan petani ikan. Pasalnya, dalam budidaya ikan dan udang, pakan memiliki peranan penting dengan menguasai 80 dari total biaya operasional.

Atas dasar itulah, Perum Perindo membangun pabrik pakan dengan kapasitas produksi 72 ribu ton per tahun. Rinciannya, kapasitas pakan ikan mencapai 36 ribu ton dan pakan udang 36 ribu ton.

Diterangkan Fatah, potensi pakan ikan dan pakan udang sangat besar. Bila ditotal, potensi dari konsumsi pakan ikan secara nasional sebesar 1,35 juta ton per tahun, sedangkan pakan udang 350 ribu ton per tahun.

Pabrik pakan ikan dan pakan udang Perum Perindo yang didirikan di atas lahan seluas 4 hektare ini, dibangun menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 165 miliar.

Dalam pengadaan lahan, Perum Perindo bekerjasama dengan PT Sang Hyang Seri (Persero). Sementara, di sisi pembangunan konstruksi pabrik, Perindo menggandeng BUMN lain yakni PT Hutama Karya (Persero). (NUR)

Jokowi Perintahkan Bantuan Koperasi dan UMKM Dipercepat

Previous article

Bank Mandiri-PT KAI Perkuat Sinergi BUMN

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline