News

Jasa Tirta I Relaksasi Pinjaman UMKM Binaan Hingga Maret 2021

0

Jokoway ― Mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mitra binaannya, Perum Jasa Tirta I memberikan relaksasi berupa penundaan pembayaran angsuran pokok pinjaman. Melalui langkah ini, diharapkan UMKM mitra binaan bisa tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.

Kepala Departemen Pengelolaan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Perum Jasa Tirta I Nina Meita Sari mengatakan, relaksasi tersebut merupakan upaya mitigasi dampak pandemi yang dilakukan manajemen melalui Keputusan Direksi PJT I Nomor 0018/KPTS/DRUT/V/2020.

“Terhitung sejak 1 April 2020 sampai 31 Maret 2021, kami akan membebaskan para mitra binaan dari pembayaran angsuran pinjaman pokok mereka,” terang Nina.

Selain kebijakan stimulus, untuk mendukung upaya pemerintah dalam memulihkan sektor UMKM, tahun ini Perum Jasa Tirta I tetap akan mengoptimalkan penyaluran dana program kemitraan.

Pada semester pertama 2020, Perum Jasa Tirta I akan menyalurkan dana program kemitraan kepada 69 mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja. “Mitra yang menjadi sasaran pembinaan perusahaan diutamakan pada pelaku UMKM yang sebelumnya telah menjadi mitra binaan Perum Jasa Tirta I,” ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan usaha mitra binaan ini cukup beragam, mulai dari sektor industri, perdagangan, perkebunan, peternakan, pertanian, perikanan maupun jasa.

Diterangkan Nina, beberapa di antara mitra binaan tersebut telah berhasil meningkatkan omset pendapatannya, bahkan menjadi mitra binaan unggulan. Pemilik Butik Lurik Senthir di Solo, Indrias Tri Purwanti, misalnya, berhasil memanfaatkan pinjaman usaha dari dana Program Kemitraan Perum Jasa Tirta I untuk mengembangkan usahanya hingga bisa mengekspor produknya ke Jerman dan Australia.

Ditegaskan Nina, sebagai BUMN, Perum Jasa Tirta I akan  menjaga keberlangsungan usaha para UMKM di sekitar wilayah kerja melalui program kemitraan. Dari sinilah, UMKM dapat meningkatkan kemampuan usahanya agar menjadi tangguh dan mandiri. (PUT)

Telkom Hadirkan Aplikasi Lapak Ibu untuk Pedagang Pasar Rakyat

Previous article

Melanjutkan Target 13 Titik BBM Satu Harga di Kalimantan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in News