HeadlineLife

Jokowi Adalah Obama-nya Indonesia, Tapi Lebih Powerfull

0

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang-bincang dengan Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama (kanan) di beranda Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/6/2017). Barack Obama memenuhi undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Bogor disela liburannya bersama keluarga di Indonesia. (Agus Suparto /Istana Presiden)

Jokoway – Banyaknya perubahan yang sudah dibuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak memimpin Indonesia pada 2014, berbuah pujian dari beberapa kalangan. Termasuk dari Prof Xu Liping, penulis buku ‘Dari Bantaran Kali Anyar Hingga Istana, Kisah Presiden Jokowi’.

“Jokowi memiliki figur seperti Obama. Di China itu biasanya mengatakan oh itu Obama-nya Indonesia. Karena dia sangat kurus dan dia sangat gaya. Latar belakangnya seperti Obama. Itu pandangan orang China pertama kali saat Jokowi jadi presiden,” ujar Xu seperti dikutip dari detik.com, Rabu (31/10/2018).

Namun, Prof Xu bilang image Obama yang melekat di Jokowi mulai luntur. Apalagi, sejak Jokowi membuka opening ceremony Asian Games di GBK pada Agustus 2018.

“Sekarang itu image yang baru muncul saat Jokowi membuka Asian Games dengan motor bike. Itu menunjukkan energy of Asia. Karena di China langsung tersiar. Wah Jokowi luar biasa. Padahal dia sangat kurus, tapi motor kuat. Itu luar biasa. Asian Games itu image kedua. Oh Jokowi sangat powerfull, berani melakukan sesuatu, lebih tegas,” tuturnya.

Perubahan penting juga ditunjukkan Jokowi dalam bidang urusan luar negeri. Saat ini, sambungnya, Jokowi lebih aktif dan memahami pentingnya memiliki peran dalam suatu organisasi dunia seperti ASEAN maupun G20.

“Indonesia sedang bangkit. Jokowi meskipun mukanya seperti Obama tapi kewenangannya sangat kuat,” kata Prof Xu.

Menurutnya, keberhasilan Jokowi paling berhasil adalah membangun infrastruktur di Indonesia.

“Saya selalu dititipin pesan dari China, ‘Prof Xu you harus bilang sama pemerintah Indonesia harus bangun infrastruktur. Indonesia sangat potensial, tapi kurang infrastruktur. Saya mau investasi di sana tapi tidak ada infrastruktur’,” ungkapnya.

Dari sekian banyak perubahan yang terjadi pada Jokowi, ada dua hal yang menurutnya tidak berubah. Yakni, blusukan ala Jokowi dan Javanese wisdom. “Jokowi mempunyai Javanese wisdom. Dia itu menangani langsung persoalan yang berliku-liku, sampai masalah tersebut dipecahkan. Bukan langsung ya, tapi berliku-liku,” kata akademisi China itu.

“Blusukan juga tetap sama. Pro-rakyat tetap sama, tidak ada perubahannya. Ini sosok yang dihargai oleh rakyat Indonesia,” tutupnya. [LEA]

Yuk, Ramai-ramai Pasang Stiker Jokowi-Amin di WhatsApp

Previous article

Ingin Cetak Atribut #01 Jokowi-Amin? Unduh Desainnya di Sini

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline