HeadlineNews

Jokowi: Dikritik, Dengarkan, Kerjakan

0

Jokoway ― Sebulan terakhir ini mengingatkan kita pada masa-masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tahun 2014-2015 lalu. Politik Indonesia begitu gaduh. Koalisi partai-partai pendukung dan oposisi saling ribut, rakyat pun demikian, demonstrasi di mana-mana. Mereka yang tidak menyukai Jokowi menjadi presiden rajin membuat keributan. Berbagai sentimen dan hoaks disebar untuk memojokkan Jokowi. Mirip dengan yang terjadi saat ini.

Di tengah tekanan dari berbagai sisi, Jokowi memilih untuk diam dan tidak banyak komentar. Inilah sikap Jokowi juga saat ini. Alih-alih berbicara banyak di media, curhat ke sana ke mari, Jokowi memilih untuk tidak bersuara. Kadang sikap diamnya bikin kita semua geregetan, tapi Jokowi lebih memilih untuk mendengarkan, menyelesaikan masalah. Jokowi paham betul bahwa itulah politik. Daripada sibuk mengeluarkan statemen, Jokowi lebih memilih untuk bertindak nyata.

Kritik pada asap tebal di berbagai daerah dijawab dengan perintah tegas ke jajaran di bawahnya untuk segera mengambil tindakan. Kapolri pun mencopot Kapolda Riau per 27 September 2019.

Dari tindakan penanganan tersebut, hasilnya, “Secara signifikan telah terjadi penurunan sebesar 90 persen hotspot dari tanggal 23 September 2019,” kata Kepala Biro Humas KLHK Djati Witjaksono Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (28/9).

Soal ekonomi yang dikritik memburuk oleh lawan-lawan politik Jokowi dibuktikan dengan pertumbuhan PDB nomor tiga di dunia, yaitu 5,2 persen, mengalahkan pertumbuhan ekonomi Amerika, Rusia, dan Jepang. Pertumbuhan 5 persen adalah pertumbuhan yang cukup tinggi.

Soal UU KPK yang jadi perhatian banyak pihak, Jokowi juga lebih suka mendengarkan. Jokowi telah mengundang tokoh-tokoh nasional untuk meminta nasihat terkait UU KPK. Jokowi juga mau mengundang perwakilan mahasiswa untuk mendengar tuntutan mereka tentang UU KPK. Jokowi juga telah meminta kepada DPR 2014-2019 untuk menunda pembahasan tentang sejumlah RUU yang menjadi tuntutan rakyat.

Itulah Jokowi, presiden kita, yang selama ini memilih untuk diam, mendengarkan, dan bekerja menyelesaikan berbagai persoalan di Indonesia. (SAM)

Presiden Jokowi Perintahkan Kerusakan di Wamena Segera Direkonstruksi

Sebelumnya

Pekan Kebudayaan Nasional: Merayakan Warna-Warni Keberagaman Indonesia

Selanjutnya

Tulisan lainnya

Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tema lainnya: Headline