AnalisisHeadline

Menanti Pelantikan Presiden Pilihan Rakyat

0

Oleh: Mutiara Azizah (Pengamat Politik)

Dalam negara demokrasi, rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Saat pemilu presiden digelar pada 7 April 2019, rakyat telah menentukan mandatnya yaitu memilih Jokowi sebagai presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Mandat rakyat tersebut akan segera ditunaikan oleh Jokowi bersama Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Meski ada pihak yang mencoba menggagalkan pelantikan Presiden Jokowi periode kedua dengan segala cara, namun dukungan rakyat tetap tak bisa dibendung. Bahkan masyarakat sangat antusias dan tak sabar menanti hari pelantikan tersebut.

Segala bentuk provokasi maupun propaganda untuk mendelegitimasi Jokowi tak pernah berhasil. Hal ini setidaknya karena dua alasan.

Pertama, Jokowi adalah senyum dan kebahagiaan rakyat, terutama rakyat kecil, kaum ibu dan kelompok marginal.

Keberpihakkan Jokowi terhadap rakyat kecil menjadi salah satu alasan bagi rakyat untuk mencintai dan selalu mendukung Jokowi.

Program pengentasan kemiskinan melalui stabilitas harga, program subsidi dan dana desa, serta bantuan sosial telah dirasakan nyata manfaatnya oleh rakyat. Kesejahteraan mulai meningkat, kaum ibu terbebas dari himpitan beban ekonomi serta derajat hidup pun terangkat.

Anak-anak dari rumah tangga miskin bisa bersekolah, kebutuhan gizi terpenuhi, angka kematian ibu dan bayi menurun. Tangis akibat kemiskinan dan himpitan beban hidup kini telah berganti senyum penuh harapan.

Kedua, Jokowi adalah pembuka gerbang kemajuan. Bagi generasi muda, Jokowi adalah bapak yang selalu memberikan dukungan dan memberikan jalan bagi anak-anaknya untuk melangkah menuju masa depan yang gemilang.

Jokowi selalu mendorong para anak muda kreatif dan inovatif serta pelaku usaha start up untuk memanfaatkan momentum perubahan global dan disrupsi industri yang saat ini terjadi.

Tentu Jokowi bukan hanya memberikan motivasi, tetapi juga memberi daya bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.

Demikian juga bagi generasi millenial yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Di saat mereka bingung ingin mewujudkan cita-cita tapi terbentur pada biaya, Jokowi menyodorkan program beasiswa yang beragam. Dengan program beasiswa yang beragam, siapa pun memiliki peluang karena banyak pilihan.

Pembangunan dan perbaikan itu nyata. Fakta tak mungkin terbantah oleh kata-kata. Sekalipun lawan politik Jokowi selalu mencoba mendegradasi dan menihilkan keberhasilan pembangunan selama pemerintahannya, fakta telah berbicara. Rakyat bahagia dan maju bersama Jokowi. (*)

Filosofi Batik Godhong Kates Jokowi

Sebelumnya

Benarkah Jokowi Otoriter dan Anti-Demokrasi?

Selanjutnya

Tulisan lainnya

Komentar

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tema lainnya: Analisis