Headline

Topang Produksi, Pertamina Hulu Mahakam Bangun Tiga Anjungan Baru

0

Jokoway — Di tengah pandemi Covid-19, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mengumumkan dimulainya pekerjaan konstruksi tiga anjungan lepas pantai untuk Lapangan Sisi Nubi dan South Mahakam, Kalimantan Timur. Melalui investasi sebesar USD 105 juta ini, nantinya akan mendukung 20 persen produksi blok Mahakam pada 2024 mendatang.

Ketiga anjungan tersebut adalah Jumelai yang akan dipasang di lapangan South Mahakam, dan North Sisi serta North Nubi untuk lapangan Sisi Nubi. Proyek yang dinamai JSN ini diharapkan selesai pada kuartal keempat tahun 2021. Pada saat produksi puncak, kontribusi dari ketiga anjungan ini diharapkan akan mencapai 120 MMSCFD.

Pengumuman tersebut dilakukan melalui penandatanganan kontrak Engineering, Procurement, Supply, Construction and Commissioning (EPSCC) bersama PT Meindo Elang Indah (MEI) di Jakarta, Senin (27/7).

Penandatanganan secara daring itu dilakukan oleh Direktur Utama PHM Danar Dodjoadhi dan Direktur PT Meindo Elang Indah Stephanie Chan, disaksikan oleh Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Sulistya Hastuti Wahyu, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas Erwin Suryadi.

Diungkapkan Plt Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Sulistya Hastuti Wahyu, realisasi proyek di tengah masa pandemi Covid-19 ini, menjadi bagian penting untuk mendukung pencapaian target produksi 1 juta barel pada 2030.

Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan efek berganda kepada penyedia jasa dan tenaga kerja lokal di lokasi pekerjaan yaitu Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pada saat pekerjaan puncak, proyek ini akan menyerap 900 hingga 1.000 tenaga kerja.

Selain itu, apresiasi juga diberikan SKK Migas kepada PHM karena mampu menghasilkan potensi efisiensi dari tender tersebut sebesar USD 17,6 juta terhadap owner estimate yang diusulkan saat persetujuan rencana tender.

Sulistya menambahkan, walaupun dalam situasi pandemi Covid 19, SKK Migas berharap PHM dan pelaksana kontrak dapat menjalankan proyek sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dan tidak terjadi keterlambatan pekerjaan.

Dalam proyek JSN ini, PHM juga membuat berbagai upaya efisiensi dari sisi desain sehingga anjungan yang dibangun lebih ringan 66 persen, disesuaikan dengan kapasitas cadangan gas yang ada. Gas yang diproduksi dari proyek JSN tersebut akan disalurkan ke kilang Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan.

Untuk diketahui, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan operator di wilayah kerja (WK) Mahakam di bawah SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha. (PUT)

Juni 2020, Realisasi Penyaluran KUR Rp 76,2 Triliun

Previous article

KAI-RNI Hadirkan Layanan Rapid Test di 12 Stasiun Kereta

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline