News

Transformasi Digital Bangkitkan UMKM Indonesia

0

Jokoway ― Pandemi Covid-19 menjadi momentum bersama untuk mempercepat transformasi digital. Melalui langkah ini pula, efisiensi dan produktivitas
para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa dikembangkan.

Karena itulah pemerintah berkomitmen membantu para pelaku usaha di sektor ini agar dapat bertahan dan berkembang dalam ekosistem digital.

Dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pandemi Covid-19 membuat transformasi digital menjadi tak bisa dihindari. “Dengan adanya pandemi ini, transformasi digital menjadi suatu keharusan. Migrasi dari offline ke online adalah sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat. Berbagai negara pun mendorong digitalisasi ekonomi agar tidak ketinggalan,” ujar Airlangga.

Pemerintah akan mendorong agar e-commerce bisa menjadi instrumen pemerataan ekonomi di tengah masyarakat. Kendati sebagian besar masyarakat dapat mengadopsi ekosistem digital dengan mudah, tapi masih ada kelompok lain yang belum dapat mengakses atau memanfaatkan layanan digital.

Atas dasar itulah, pemerintah akan mendorong cost dari digitalisasi ini bisa semakin murah. Melalui digitalisasi, jumlah rantai pasokan juga akan semakin berkurang sehingga akan tercapai efisiensi.

Sekadar tahu, menjadi bagian dari upaya penanganan pandemi, pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp 695 triliun. Rinciannya, untuk pengendalian pandemi sebesar Rp 87,5 triliun dan pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp 607,5 triliun. Pemerintah pun terus mengawal masa transisi PSBB menuju tatanan kenormalan baru agar penyebaran second wave tidak terjadi, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Para pemimpin negara di ASEAN juga menyepakati untuk menghentikan pandemi Covid-19 ini perlu dilakukan kerja sama untuk menemukan vaksin. “Indonesia sendiri sudah mengeluarkan Super Deduction Tax 300 persen untuk mendorong kegiatan penemuan vaksin tersebut,” tuturnya. (PUT)

Biar Tak Ada Aksi Suap di Pupuk Indonesia Group

Previous article

PT Len Raih Pendapatan Rp 4,2 Triliun di 2019

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in News