HeadlineNews

Yenny Wahid: Jokowi Sederhana, namun Kaya dalam Karya

0

Jokoway ― Mengenakan kerudung hijau, sore tadi, di Rumah Pergerakan Politik Gus Dur, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Yenny Wahid duduk semeja bersama puluhan aktivis konsorsium pendukung Gus Dur.

Putri presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur), itu memberikan keterangan kepada para jurnalis tentang sikap mereka pada pemilu 2019 yang mendukung pasangan nomor capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Menurut Yenny, dukungan kepada Jokowi diberikan karena mereka mencari pemimpin yang mau ikut gerah dalam situasi negeri yang sedang susah. Mereka merindukan sosok pemimpin yang juga mau mendengarkan nurani rakyat.

Jokowi disebut sebagai pemimpin yang tidak berjarak kepada rakyat. Pemimpin yang tidak canggung memeluk warga dan bersama mereka berbaur dan berbagi aroma keringat.

Yenny pun menyebut Jokowi sebagai sosok pemimpin yang berkarakter sama seperti ayahnya, Gus Dur: sederhana namun kaya dalam karya.

Saat menjadi presiden, sebut Yenny, Gus Dur menghadirkan keadilan sosial dengan cara memenuhi hak-hak dasar bagi segenap bangsa Indonesia, tanpa membeda-bedakan agama, keyakinan, warna kulit, ras, gender, maupun status sosial dari rakyat yang dipimpinnya.

Mengutip Imam Syafi’i, terang Yenny, kedudukan seorang pemimpin terhadap rakyatnya seperti kedudukan seorang wali terhadap anak yatim.

Pendapat ini menunjukkan betapa dekat sesungguhnya hubungan antara seorang pempimpin dengan rakyatnya. Betapa berat tugasnya untuk memastikan rakyatnya hidup terpelihara.

Kedekatan dengan rakyat hanya bisa dibangun ketika seorang pemimpin mampu berpikir sederhana. Bahwa tugasnya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghadirkan keadilan dan kesetaraaan.

Baik itu keadilan dan kesetaraan dalam kedudukan di mata hukum, keadilan dan kesetaraan dalam mendapatkan akses untuk hidup makmur, keadilan dan kesetaraan dalam hak untuk memperoleh pendidikan agar mendapatkan masa depan yang cerah serta keadilan dan kesetaraan untuk mendapat perlindungan dari kesewenangan sesama warga bangsa, yang sering saling mengintimidasi atas nama agama dan sukunya.

Atas dasar itu pula, pemimpin yang mereka pilih haruslah yang mampu menghadirkan keadilan sosial dengan memenuhi kebutuhan dasar bagi mereka yang selama ini tak tersapa. Pemimpin yang sanggup menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan maupun akses konektivitas bagi mereka yang dulunya tak terjamah.

“Oleh karena itu, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini pasangan nomor 01, presiden Jokowi akan kembali memimpin Indonesia,” kata Yenny.

Sembilan organisasi anggota konsorsium pendukung Gus Dur yang memberikan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf itu, antara lain: Barikade Gus Dur (Barisan Kader Gus Dur), Gatara (Gerakan Kebangkitan Nusantara), Forum Kyai Kampung Nusantara (FKKNU), Garis Politik Al Mawardi (GP Al Mawardi), Komunitas Santri Pojokan (KSP), Jaringan Perempuan NKRI (JPN), Millenial Political Movement, Forum Profesional Peduli Bangsa, dan Satuan Mahasiswa Nusantara. (MOH)

Presiden Jokowi Hormati Keputusan Din Syamsuddin

Previous article

Aksi-aksi Luar Biasa Presiden Joko Widodo (1)

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Headline